Situs ini menggunakan cookies. Dengan terus menjelajahi situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami

7 Destinasi Wisata Jejak Kartini

Sosok Kartini yang merupakan sosok wanita yang sangat berpengaruh dalam emansipasi wanita di Indonesia. Berkat perjuangannya agar wanita Indonesia memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan tempat yang sama di Masyarakat seperti kaum pria. Atas jasanya tersebutlah hari kelahiran RA. Kartini diperingati setiap tahunnya, yakni setiap tanggal 21 April.
Nah ternyata ada lho tempat wisata “jejak Kartini” yang menarik untuk kita kunjungi!
Simak, yuk!

 

 

 

 

 


1. Pantai Kartini
Pantai Kartini terletak di Jepara dan dekat dengan pendopo, kediaman Kartini saat ayahnya menjabat sebagai Bupati Jepara. Ia kerap melancong dan bermain di pantai ini saat masih anak-anak.

2. Museum Kartini Jepara
Ada dua museum Kartini, yaitu di Jepara dan di Rembang. Museum Kartini Jepara yang berlokasi di Alun-alun Nomor 1 kota Jepara ini, menyimpan barang-barang milik Kartini semasa hidupnya. Tak hanya koleksi yang berkaitan dengan Kartini, beragam koleksi lainnya berkaitan dengan sejarah Jepara itu sendiri.

3. Monumen Ari-ari Kartini
Di Desa Pelemkerep, Jepara, terdapat Monumen Ari-ari Kartini. Kartini lahir di desa ini. Walaupun rumah kelahirannya sudah tidak ada, di bagian belakang masih tertanam tali pusar Kartini. Hal ini sesuai adat Jawa bahwa saat lahir, ari-ari sang bayi ditanam. Di tempat ari-ari Kartini ditanam, dibangun monumen berbentuk bunga teratai yang merupakan bunga favorit Kartini.

4. Pendopo Kabupaten Jepara
Kartini sempat tinggal di pendopo Kabupaten Jepara selama masa remaja. Bisa dibilang inilah tempat Kartini dibesarkan. Sebab, ayah Kartini adalah Bupati Jepara. Beberapa ahli sejarah menyebutkan banyak buah pikiran Kartini muncul di tempat ini. Lokasinya di Jalan RA Kartini, Panggang, Jepara.

5. Museum Kamar Pengabadian Kartini Rembang
Pada usia 24, Kartini menikah dengan Bupati Rembang. Ia pun pindah ke Rembang. Rumah tempat tinggal Kartini dan suaminya, Djojoadiningrat, kini menjadi Museum Kartini. Lokasinya di Jalan Gatot Subroto. Di salah satu kamar merupakan tempat Kartini kerap menulis surat yang memuat buah pikirannya mengenai perempuan untuk seorang sahabat. Surat-surat inilah yang dikumpulkan dalam buku legendaris "Habis Gelap, Terbitlah Terang". Di kamar itu pula, Kartini melahirkan anak tunggalnya. Selain itu, di dalam museum pengunjung bisa melihat aneka perkakas yang pernah dipakai Kartini sampai lukisan yang dilukisnya.

6. Makam Kartini
Kartini meninggal dunia di usia yang muda, yaitu saat masih berumur 25 tahun. Tepatnya 4 hari setelah melahirkan anak pertama sekaligus terakhirnya. Makam Kartini berada di sebua bukit yang dibangun oleh sang suami, tepatnya di Desa Bulu, Rembang. Bentuknya seperti Joglo dengan nisan marmer. Sangat mudah menemukan makam tersebut karena di bagian depan terdapat patung Kartini. Kartini digambarkan mengenakan busana adat Jawa dan memegang buku.